BUDAYA KEGIATAN LS NEWS UPDATE SEJARAH

Dinoyo, Kampung Tua Bersejarah di Surabaya

Love Suroboyo – “Jasmerah”, Jangan sekali – kali melupakan sejarah. Begitulah salah satu kalimat dari bapak proklamator Indonesia, Soekarno dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966. Berbekal kalimat sederhana namun penuh dengan makna tersebut, sebagai arek Suroboyo tentunya kita juga tidak boleh melupakan sejarah kota pahlawan ini sendiri. Banyak sisa sejarah yang masih bisa diceritakan dari kota ini. Mulai dari sejarah perang 10 November yang begitu melekat erat dalam sanubari arek Suroboyo, hingga sejarah beberapa tempat di Surabaya, salah satunya adalah Kampung Dinoyo.

Kampung Dinoyo yang terletak di belahan pusat kota Surabaya merupakan salah satu kampung tua di Surabaya. Sebagai kampung tua sejak zaman kolonial Belanda tahun 1920 kampung Dinoyo hingga kini masih menyisahkan bukti sejarah bahwa kampung ini merupakan kampung lama yang berdekatan dengan kawasan elit di jalan raya Darmo. Kampung Dinoyo berdekatan dengan Keputran yang dulu merupakan tempat tinggal puteri-puteri kerajaan/kraton “Keputren”. Beberapa situs di kampung Dinoyo masih ada hingga sekarang, seperti makam Mbah Djojo Prawiro (sesepuh Dinoyo), Balai Rakyat hingga Ponten zaman Belanda.

Kampung Dinoyo terbagi menjadi 2 kawasan yakni Dinoyo barat dan Dinoyo Timur (di stren kalimas), Dinoyo sebelah Barat meliputi Jalan Dinoyo, Dinoyo Gang I-IX, Dinoyo Tangsi, Dinoyo Alun-Alun, Dinoyo Sekolahan, Dinoyo Batu, Dinoyo tengah, Dinoyo ponten, Dinoyo Pasar, Dinoyo Buntu, Dinoyo langgar, Dinoyo Lor, serta Dinoyo gang Makam, sedangkan Dinoyo timur meliputi Dinoyo Tenun, Dinoyo Tambangan dan Dinoyo Magersari.

Nah saiki wes ngerti kan nek kampung Dinoyo iku bersejarah? #SAVEDINOYO

Ayo kampung’e sopo sing pingin dibahas mimin sejarahe nag IG @lovesuroboyo?

Sumber : ditulis ulang dari Surabaya In The Book (Shandy)
Foto by @yosiareborn
Update info terkini seputar kota Surabaya Follow @lovesuroboyo

Post Comment