Artikel KEGIATAN LS NEWS UPDATE TOKOH

Sejenak Mengenang Dino Kiliaan, Sang Motivator Blusukan

Love Suroboyo –  Selasa kemarin (28/8) menjadi hari duka bagi sebagian penggiat blusukan sejarah di kota Surabaya. Salah satu sahabat yang masih semangat di usianya yang tergolong sudah senja untuk mengikuti blusukan sejarah, Dino Kiliaan, telah berpulang ke Sang Pencipta. Ucapan turut berduka cita yang paling dalam diungkapkan oleh banyak sahabat yang mengenal sosok Dino Kiliaan.

Mengenang sosok Dino Kiliaan

Mungkin jika menyebut nama Dino Kiliaan, banyak yang belum mengenal sosok sahabat berdarah belanda satu ini. Tapi, nama Dino Kiliaan begitu terkenal di antara para penggiat blusukan sejarah di kota Surabaya. Beliau memiliki julukan yang sangat beliau banggakan, yaitu ” CTM “. Menurut beliau, terserah orang boleh mengartikan arti julukan CTM sebagai cilik-trampil-mancung dst. Begitu lah salah satu canda renyah yang pernah beliau lemparkan saat berbaur bersama peserta blusukan.

Satu sifat yang membuat beliau sangat dihormati meski tanpa otoritas maupun senioritas adalah keramahan dan wawasan blusukannya tentang Surabaya. Beliau tak pernah pelit dalam membagi ilmu dan wawasan kepada siapapun, selalu tampil gembira dan menyenangkan di usianya yang tidak muda lagi. Semangat cintanya pada tanah air beliau abadikan di kamera nya yang sudah berjuta juta dan terdokumentasikan dengan baik.

Dino Kiliaan bersama anggota komunitas Love suroboyo. Sosok yang tak pernah pelit untuk berbagi ke generasi muda.

“Usia bukanlah penghalang bagi siapa saja yang ingin mencurahkan kasih sayang pada negaranya dengan segala potensi yang dia punya”, itulah pesan terakhir yang terukir di relung hati sebagai generasi penerusnya.

Kini, sosok Dino Kiliaan telah pergi untuk selamanya, meninggalkan kenangan berupa semangat tak terkira untuk tetap belajar sejarah, sebagai bangsa yang besar. Banyak sekali pelajaran hidup yang didapatkan dari beliau. Tentang arti berbagi, semangat mempelajari sejarah dan semangat cinta tanah air.

Selamat jalan, Pak Dino Kiliaan. Semoga tenang di sisi-Nya. Penghormatan terakhir yang paling dalam adalah mengabadikan kisah tentang sosokmu dalam tulisan ini :”)) (Bunda Tri-Anggita)

Foto by @lovesuroboyo (Bunda Tri) 

Post Comment