KARYA

5 Rasa yang Hadir ketika di Rumah Saja

Di rumah saja adalah gerakan pemerintah untuk memutus penyebaran covid-19 yang melanda negeri kita. Sudah hampir dua minggu ini pemerintah mengimbau warga Surabaya untuk beraktifitas “di rumah saja”, walaupun ada beberapa yang tidak bisa karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Imbauan ini memang tidak mudah dilakukan mengingat warga Surabaya yang senang berkumpul dengan banyak orang. Nah, pasti ada rasa campur aduk yang hinggap saat kamu semedi di rumah. Berikut ini 5 rasa yang hadir saat di rumah saja :

  1. Bosan
    Surabaya dikenal sebagai kota yang berpenduduk majemuk dengan toleransi tinggi. Ini terlihat dari warga Surabaya yang tidak segan berbaur satu sama lain. Budaya cangkruk (nongkrong) juga sudah sangat melekat dengan warga, maka dari itu adanya imbauan di rumah saja pasti sangat berat dijalani. Satu sampai tiga hari mungkin masih biasa saja. Namun, setelah hampir dua minggu menjalani kegiatan ini pasti rasa bosan pun mulai timbul. Untuk mengurangi atau membunuh bosan, kamu bisa melakukan kegiatan mandiri atau bersama dengan keluarga. Bisa dengan bermain, melakukan hobi atau kegiatan produktif lainnya yang menyenangkan tanpa harus keluar rumah. Kamu juga lebih kreatif melakukan aktivitas di dalam rumah agar rasa bosan tidak hinggap lebih lama karena berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu, kalau bosan bilang ya, bukan malah menghilang.
  2. Rindu
    Terbiasa bersama kemudian berpisah, pasti rindu menyusup di hati. Entah rindu ke keluarga nan jauh di sana, sahabat, rekan kerja, pacar, mi ayam favorit, bakso langganan, atau mantan. Untuk mengatasi rindu ini kamu bisa memanfaatkan gawai dengan berbagai aplikasi sebagai jembatan untuk mengobati. Namun, hati-hati saat menghubungi mantan. Kalau mantan masih sendiri sih tidak masalah. Kalau sudah berkeluarga, lebih baik bunuh rindu itu detik ini juga karena lebih berbahaya daripada covid-19.
  3. Empati
    Adanya covid-19 ini mengajarkan untuk lebih berempati terhadap orang lain. Dengan di rumah saja kamu sudah berempati kepada petugas medis agar pasien yang terpapar tidak membeludak. Untuk yang tidak bisa di rumah saja bukan berarti tidak berempati, justru harus menjaga diri agar lebih hati-hati dengan melaksanakan instruksi sesuai anjuran dari pemerintah. Selain itu, akhir-akhir ini banyak kalangan masyarakat yang turun dalam rangka menggalang donasi untuk membantu para petugas medis maupun sesama masyarakat lainnya. Kita semua pasti bisa melawan virus ini bersama. Kalau tidak bisa dengan materi atau tenaga, setidaknya doa kita terpanjat untuk kesembuhan dunia.
  4. Takut
    Wajar jika manusia merasakan takut. Tidak hanya dalam keadaan seperti ini, dalam keadaan gelap pun takut bisa menyergap. Namun, saat ini sebaiknya ketakutan lebih dikurangi karena jika berlebih dapat mengganggu psikis dan menurunkan imunitas dalam tubuh. Saat ini, imunitas harus ditingkatkan. Maka dari itu, jangan membiarkan takut ini membuat malah menjadi sakit karena saat ini yang dibutuhkan adalah semangat untuk memerangi wabah. Selain itu, untuk mengurangi rasa takut kamu juga harus lebih bijak dalam memilah informasi dengan cara membatasi diri untuk menonton, membaca, atau mendengar berita mengenai pandemi covid-19 baik dari televisi, media cetak, atau media sosial. Tak lupa juga, meminta pertolongan kepada Tuhan agar selalu dalam perlindungan-Nya. Kuncinya adalah tetap berpikir positif dengan mulai memberikan sugesti terhadap diri sendiri agar lebih semangat.
  5. Rasa yang pernah ada untuknya.
    Kalian pasti pernah merasakan ini kan? Suka pada seseorang, tetapi hanya memendam dalam hati. Parahnya lagi, rasa itu bertepuk sebelah tangan. Duh, rasanya sakit sekali (lah kok malah curcol haha). Ayo deh kurangi rasa ini, kalau bisa dibasmi habis. Dalam keadaan darurat covid-19, jangan ditambah lagi dengan rasa yang tidak tahu kapan berakhirnya. Kalau tidak sekarang memulai, kapan lagi? siapa tahu dengan rajin cuci tangan, cuci kaki, bersih-bersih diri dan hati, serta tidak lupa menggunakan disinfektan dapat membuat rasa ini perlahan hilang hingga tak berbekas.

Nah, itulah 5 rasa yang timbul saat kamu di rumah saja. Untuk teman-teman yang di rumah saja atau yang masih berkegiatan di luar, semoga sehat selalu, tetap semangat menjalani hari. Semoga wabah ini cepat berlalu sehingga kita semua dapat bersua kembali dengan cerita yang akan disampaikan bersama rindu yang menumpuk dalam hati.

Foto by : Um

Editor By Tim Content Writer @komunitaslovesuroboyo

Post Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.