KARYA

Era Digital Zaman Now

Love Suroboyo – Haloo piye kabare rek? Yoo mayoo, bicara tentang era digital pasti tak lepas dari zaman now, era digital bisa untuk istilah yang di gunakan dalam kemunculan digital, jaringan internet khususnya teknologi informasi komputer.

Menurut Feldman (1997) ciri teknologi digital adalah dapat dimampatkan, bisa dimanipulasi,  bersifat jaringan (internet), padat, dan imparsial.

Well, kemampuan media era digital ini lebih dirasa memudahkan aku (penulis ngawur ini) dan masyarakat dalam menerima informasi lebih cepat, dalam hal ini internet yang membuat media massa berbondong-bondong pindah haluan.

Tetapi sangat disayangkan semakin berkembangnya teknologi justru semakin banyaknya kejahatan yang terdeteksi. Maka dari itu segala sesuatunya harus memiliki perlindungan hak cipta.

Hak cipta sendiri merupakan terminologi hukum yang menggambarkan hak-hak yang diberikan kepada pencipta untuk karya-karya mereka dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra.

Merujuk pada KBBI, karya merupakan sebuah pekerjaan, hasil perbuatan, dan ciptaan. Semua orang memang berhak untuk berkarya tanpa ada batasan, perlu diingat juga bahwa sebuah karya semestinya juga memiliki landasan dan kebenaran.

Foto McCurry yang telah dianalisa kepalsuannya (perhatikan bulatan merah) Sumber : www.petapixel.com

Tak hanya tentang hak cipta sebuah karya, tapi karya yang mengarah pada manipulasi ini juga semakin masif dilakukan demi sebuah nama besar. Contoh kasus yang dialami oleh fotografer dunia, Steve McCurry. Hal itu berawal ketika seorang fotografer bernama Paolo Viglione menemukan kecerobohan olah digital pada foto karya McCurry yang dipamerkan di Roma, Italia. Dalam foto yang dibuat di Havana, Kuba, tersebut tampak bekas ‘kloning’ dari tiang berwarna kuning di kaki laki-laki yang tengah melintas.

Sangat disayangkan apabila sebuah karya mengambil dari orang lain atau dimanipulasi hanya untuk mengejar sebuah ketenaran belaka, mungkin memang benar jika kita seharusnya berkarya dengan hati.

So, berhati-hati adalah sikap yang utama pada era digital ini.

(Naufal Ammar)

Post Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.