LS NEWS UPDATE

Idul Adha di Pengungsian

Love Suroboyo – Duka Lombok duka Indonesia akibat ratusan kali gempa susulan yang terjadi di Lombok dua pekan terakhir sangat terasa keharuannya ketika harus merayakan idul Adha dengan segala keterbatasan di pengungsian, Rabu 22/8/18.

Sholat Idul Adha di tanah lapang menjadi pilihan utama walaupun masih ada masjid yang bisa digunakan untuk sholat namun kekhawatiran gempa susulan dan kondisi masjid yang retak-retak bahkan sebagian ada yang hancur menjadikan mereka lebih nyaman di tanah lapang.

Kesibukan dan persiapan sholat Id serta pemotongan hewan qurban di Desa Ampenan Mataram, Lombok Barat sengaja dipusatkan di lapangan desa oleh warga setempat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama beribadah.

Warga khawatir gempa susulan yang terus terjadi hingga kemarin menjadi trauma psikis tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga orang tua. Dikhawatirkan gempa akan terjadi lagi saat sholat Id berlangsung, sehingga pilihan yang aman adalah sholat di tanah lapang.

Kehilangan harta dan orang-orang terkasih menambah haru pelaksanaan Id kali ini seperti yang dialami Ibu Miah yang kehilangan putra tercintanya akibat gempa yang terjadi di Lombok.

“Semoga anakku Khusnul khatimah , Aamiin ” ungkapnya sambil berlinang air mata mengenang putranya yang tertimbun bangunan rumah saat gempa terjadi malam hari.

Harapan dan doa dipanjatkan oleh ribuan pengungsi semoga NTB cepat bangkit dari bencana gempa , Aamiin (Bunda Tri)

Foto dan liputan by @lovesuroboyo (Bunda Tri)

Post Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.