KARYA

Kisah Hancurnya Kota Hati

Pada suatu hari, hiduplah seorang Raja yang sangat baik hati di suatu kota. Ia sangat menjaga dan melindungi kotanya dengan hati-hati. Ia benar-benar menjaga kota nya dari pendatang-pendatang yang bisa jadi berbahaya bagi kotanya tersebut.

Namun suatu ketika, datang sesosok monster yang entah bagaimana bisa masuk ke dalam kota itu. Penduduk kota bersikeras menolak kehadiran sosok monster karena itu sangat berisiko. Namun Raja yang baik hatinya itu percaya, bahwa monster yang jadi pendatang barunya ini tidak berbahaya.

Beberapa lama setelah kehadiran si monster, semua tampak baik-baik saja. Mungkin satu atau dua kali monster itu tidak sengaja menghancurkan bangunan-bangunan di dalamnya. Namun si Raja yang amat sangat baik hatinya itu, masih memakluminya karena ia masih percaya bahwa monster itu sosok yang baik-baik.

Semakin lama, semakin si monster merasa kota itu miliknya. Hingga disuatu waktu, saat si monster sedang asyik dengan dunianya, tertawa dan menari, tanpa sengaja ia menghancurkan kota itu. Hancur sehancur-hancurnya sebuah kota. Sejenak sang Raja diam, marah. Si monster merasa amat sangat bersalah, dan entah harus berbuat apa. Sang Raja hanya diam, meredam amarahnya yang bisa meledak kapan saja. Si monster tidak diusir, si monster hanya didiami, si monster semakin entah harus apa.

Hingga pehujung kisah, si monster sejatinya memang sosok jahat yang tidak baik-baik. Ia tak pernah bisa menjaga kota milik sang Raja tersebut, bagaimana pun caranya.

Kota itu biasa disebut ‘Hatimu’. (Maheswarii / bingitbingit.wordpress.com)

Post Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.