PERSEBAYA SPORT

Polemik Harga Sewa GBT

Polemik harga sewa GBT terus berlanjut. Empat hari yang lalu, pansus Raperda Pemakaian Kekayaan Daerah sempat membahas kenaikan tarif GBT dari sebelumnya per hari 30 juta menjadi 444 juta per hari dan 22 juta per jam.

Persebaya tentu keberatan dengan usul ini. Sempat ada wacana bahwa kandang Persebaya akan dipindahkan ke Gelora Delta Sidoarjo. Hal ini tentu memantik perhatian. Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan bahwa Persebaya bisa menyewa tempat tersebut dengan menggunakan hitungan jam. Dia juga menjelaskan bahwa Pemkot tidak berniat mencari untung saat Persebaya main.

Untuk menghindari polemik, Pansus mengusulkan agar tarif dikembalikan seperti perda lama. Achmad Zakaria, anggota pansus mengatakan bahwa tarif per jam dinilai sangat mahal. Dia juga menambahkan, bahwa suporter biasanya datang 4 jam sebelum pertandingan. Sewa per jam tersebut dinilai rawan. Dalam penggunaannya, sering kali pengguna dikenai biaya tambahan bila melebihi waktu yang telah disepakati.

Untuk diketahui bersama, ketentuan tarif yang berlaku menggunakan dasar Perda Nomer 2 Tahun 2013. GBT disewakan berdasar kelas pertandingan.

Liputan & photo by @yosiareborn

One Comment

  1. Gak pemerintah pusat, gak pemerintah daerah… mentalnya sama. Kalo bisa diperas sampai kering keringat orang…. yg dipikir keberhasilan utk individu bukan utk masyarakat luas

    Reply

Post Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.